Minggu, 23 Oktober 2016

Kisah Pemain American Football Termahal yang Jadi Petani


en1114hartmanJason Brown, lahir pada 5 Mei 1983. Pada 2009, ia merupakan pemain centre termahal di NFL (liga sepakbola Amerika) setelah diboyong dengan nilai fantatis sebesar 37,5 miliar dolar AS oleh St. Louis Rams. Dan dengan gaji jutaan dolar di sana, tentu saja ia bisa memilih untuk hidup mewah dengan membeli mobil sport, baju-baju mahal, rumah yang besar, dan sebagainya. Tetapi tidak untuk Jason Brown. Saat pensiun di usia 29 tahun (2012), ia lebih memilih untuk menjadi seorang petani di Carolina Utara. Jalan hidup yang ia pilih, jauh dari kehidupan kota yang gemerlap dan mewah.
Banyak dari rekan-rekannya yang berpendapat bahwa menjadi petani adalah keputusan hidup yang sangat salah. Tetapi dengan tegas Jason menyatakan bahwa ia tidak menyesal dengan keputusannya tersebut.

Belajar dari YouTube
Awalnya pemain football, sekarang beralih menjadi petani. Keduanya merupakan jenis pekerjaan yang tidak berhubungan. Maka muncul pertanyaan, darimana ia belajar untuk bertani? Ternyata ia belajar melalui YouTube.
Karena sangat menyukai kegiatan bertani, ia merasa seperti orang yang paling sukses di dunia ketika menuai hasil panen. Hasil panennya pun, yang berupa ubi dan ketimun, langsung didonasikan untuk amal di lingkungan sekitarnya.
When I think about a life, a greatness, I think about a life of services.” Itulah kutipan darinya yang sangat menginspirasi. Ketika kita berpikir tentang kehidupan, tentang sebuah keluarbiasaan, maka yang perlu kita pikirkan adalah kehidupan yang melayani orang lain. Jason Brown lalu mengatakan bahwa kasih merupakan mata uang yang sangat indah yang bisa kita bagikan kepada semua orang.

Inspirasi dari Kisah Ini :
Keputusan Jason Brown bisa kita jadikan contoh. Bukan soal semua orang harus berpindah pekerjaan menjadi petani, tetapi soal berani keluar dari zona nyaman dan kemauan berbagi dengan sesama. Kadang saat kita keluar dari comfort zone, banyak orang yang menganggap bahwa keputusan kita salah. Namun jika kita yakin akan hal itu, kita hanya perlu maju dan fokus dengan apa yang kita kerjakan.
Saat berjalan keluar dari zona nyaman, tentu kita akan menghadapi banyak tantangan. Tetapi di setiap tantangan pasti akan ada cara untuk menyelesaikannya. Seperti yang dialami Jason Brown, menjadi petani merupakan sebuah tantangan baginya, tetapi ia dapat menyelesaikan tantangan tersebut dengan belajar melalui YouTube.
Terakhir, jika kita berbicara mengenai hasil, jangan lupa untuk berbagi dengan sesama yang membutuhkan. Memberi dengan hati yang tulus akan membangun sebuah hubungan yang indah dan tidak bisa dibayar dengan uang. Mungkin pada awalnya tidak langsung terlihat, tetapi percayalah, apa yang kita tabur dengan tulus tidak akan sia-sia.

Luar Biasa....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar